Selasa, 26 Oktober 2010

tips flash disk full

Flash Disk Full tapi File Tidak Kelihatan

Pernah mengalami hal seperti ini, Flash Disk bila di cek ternyata tidak ada file yang kelihatan tapi kenapa dikatakan penuh (full) saat melihat kapasitas flash disk tersebut.
Bila anda pernah mengalami berarti itu karena ulah sang preman dunia maya VIRUS yang menyembunyikan file-file yang ada pada flash disk.

Saya sendiri belum pernah mengalami tapi teman-teman yang sering membawa masalah tersebut kepada saya dan sayapun menggunakan cara-cara yang sederhana untuk mencari tahu apa saja sebenarnya isi dari flash disk tersebut dan alhasil semua data tersebut bisa dikembalikan dengan selamat.

Mau tau cara sederhananya ? mari ikut saya dalam langkah-langkah sederhana untuk mengembalikan file-file yang tidak kelihatan dalam flash disk berikut ini.

Pertama jalankan Command Prompt dengan cara klik Start-Run dan ketik CMD kemudian ENTER atau bisa juga dengan cara klik Start-All Programs-Accessories-Command Prompt.

Tapi sebelumnya pastikan bahwa Flash Disk sudah terpasang pada port USB di CPU komputer anda.

Setelah Flash Disk sudah terpasang dan anda sudah berada dalam Command Prompt, maka langka selanjutnya ketik perintah DOS pada command prompt dengan format perintahnya adalah :

c:\>F: ENTER

Perintah di atas adalah perintah untuk berpindah dari drive C (harddisk) ke drive F, asumsi bahwa drive flash disk adalah drive F

f:\>DIR /ah ENTER

Dimaksud dengan perintah di atas adalah menampilkan file-file dengan A=Atribut H=Hidden sehingga file-file yang disembunyikan bisa dapat dilihat termasuk semua foldernya.

Setelah melihat file-filenya maka selanjutnya adalah memindahkan file-file tersebut ke folder lain di hard disk agar bisa di baca caranya ketik perintah berikut ini :

sebelum me-copy file-file tersebut, buat terlebih dahulu sebuah folder baru dengan perintah sebagai berikut :

f:\>MD C:\DATABACKUP ENTER

Perintah untuk membuat sebuah folder atau directory baru di drive C, apabila anda hendak membuat folder di drive D maka ubah perintahnya menjadi :

f:\>MD D:\DATABACKUP ENTER

Dengan perintah di atas maka sebuah folder baru dengan nama DATABACKUP sudah dibuatkan pada drive C atau drive D.
Setelah itu lanjutnya ikuti perintah berikut ini :

f:\>COPY *.* C:\DATABACKUP ENTER

dengan perintah di atas maka semua file yang berada di flash disk sudah tercopy ke drive C dalam folder DATABACKUP.

Sampai di situ belum berakhir apabila anda memiliki beberapa folder dalam flash disk, karena perintah di atas tidak bisa mengcopy folder tetapi hanya file saja.

Nah kalau untuk folder biar gampang maka anda harus mengingat nama folder yang ada di flash disk (kalau takut lupa di catat saja) setelah melakukan perintah DIR /ah sehingga nantinya bisa di buka pada Windows Explorer.

Caranya adalah masuk dulu ke windows explorer setelah itu pada address pilih drive f (drive flash disk, kemudian masih pada address ketik perintah berikut

\\namadirectori ENTER. (contoh \\DATA kemudian tekan enter)

Dengan perintah tersebut maka semua file yang ada pada folder akan terlihat. Kalau belum terlihat juga coba klik menu Tools-Folder Options kemudian klik tab View dan pada menu Hidden Files and Folders pilih Show Hidden Files and Folder.

Selamat mencoba........

tips cara cepat copy gambar dari monitor

Tips Cara cepat copy gambar dari monitor

22 October 2008

Dalam melakukan posting di blog atau website terasa kurang lengkap apabila tidak dilengkapi dengan gambar-gambar pendukung posting atau bahkan untuk sebuah presentasi yang menggunakan Microsoft Power Point, membuat slide atau membuat CD belajar interaktif semuanya akan menjadi lebih jelas apabilah dilengkapi dengan gambar.
Nah untuk mengambil gambar yang ada di tampilan monitor dapat dilakukan dengan cara menggunakan tuts/tombol print screen pada keyboard.
Untuk sekali menekan tuts print screen, berarti perintah yang kita berikan adalah untuk mencetak apa yang ditampilkan di monitor secara keseluruhan menjadi sebuah file yang tersimpan langsung di memori komputer, sedangkan bila tuts print screen itu di kombinasikan dengan tuts Alt maka perintah yang diberikan hanya meng-copy jendela/window aktif saja
Gambar di bawah ini merupakan hasil dari menekan tombol print screen (tnpa Alt).

Dari gambar di atas terlihat satu layar tampil secara keseluruhan di monitor yang tercetak menjadi sebuah file image/gambar. Ada dua jendela yang tampil di windows pada gambar di atas, yang pertama adalah jendela Fire Fox Belajar Ilmu Komputer (ditampilkan full monitor) dan jendela yang kedua adalah jendela search engine Google.
Apabila anda hanya ingin mengambil image dari jendela googlenya saja maka langkah yang harus dilakukan adalah aktifkan terlebih dahulu jendela google dengan klik pada baris judul jendela google, kemudian tekan kombinasi key/tuts Alt + Print Screen (tanpa tanda plus ya...)

Cara yang sudah saya jelaskan di atas adalah cara menangkap gambar di monitor sedangkan berikut ini adalah cara menempatkan hasil gambar yang sudah kita copy/tangkap dari monitor.
Anda bisa menggunakan Paint Brush, Adobe Photoshop sebagai software pengolah image bahkan langsung pada aplikasi yang anda gunakan seperti Microsoft Word atau Excel.
Sebagai contoh disini kita gunakan adobe photoshop.
PERHATIAN !
Sebelum melakukan penangkapan/copy gambar di monitor sebaiknya jalankan terlebih dahulu adobe photoshop, langkah ini dilakukan agar ukuran dari objek yang di copy juga ditangkap oleh adobe photoshop, jadi adobe photoshop akan otomatis memberikan ukuran image sesuai dengan ukuran image yang kita copy dari monitor tadi.

Setelah melakukan peng-copy-an di monitor, sekarang giliran kita untuk menempatkan hasil copyan gambar tadi ke adobe photoshop.
Klik Menu File pada adobe photoshop dan pilih New, perhatikan bagian ukuran, sudah diatur oleh adobe photoshop sesuai dengan besarnya ukuran image yang di copy dari monitor, jadi langsung saja klik OK.

Klik Menu Edit dan pilih Paste yang ada di baris menu adobe photoshop untuk menempatkan gambar ke lembar kerja adobe photoshop.
Apabilah anda ingin melakukan perubahan ataupun edit terhadap gambar tersebut, silahkan dan akhiri dengan menyimpan gambar tersebut dalam berbagai format yang tersedia di adobe photoshop.

Berikut ini adalah gambar yang dihasilkan jika dari tampilan window aktif adalah window google dan anda menekan tombol Alt + Print Screen.


Selamat mencoba, semoga bisa membantu...

tips membersihkan virus

Tips Membersihkan Virus Shortcut Pada Komputer

Lagi-lagi virus membuat semua pekerjaan jadi terhambat, meskipun tidak semua virus menghilangkan data namun yang namanya virus memang sangat menjengkelkan.Meskipun tidak merusak dokumen meski begitu tetap saja virus tetap menggannggu dengan menghambat pekerjaan (proses) yang dilakukan komputer.
Salah satu virus yang akhir-akhir ini cukup merepotkan yaitu yang sering disebut dengan virus shortcut, virus ini tidak merusak file kita tetapi hanya menyembunyikan file asli kemudian membuat shortcut baru bagi file kita sehingga apabila diklik shortcut buatan virus maka file/folder tersebut tidak akan terbuka karena memang itu bukanlah shortcut asli.

Setelah saya mencoba mencari solusi bagaimana cara menghilangkan virus shortcut dengan bantuan tuan google sanya menemukan beberapa blog dan web yang menyediakan artikel cara menghilangkan/membersihkan virus shortcut, antara lainnya yang cukup bagus menurut saya seperti berikut :

1. Matikan system restore computer kita terlebih dahulu caranya klik kanan pada icon My Computer, properties, klik tab System Restore kemudian berikan tanda centang pada Turn Off System Restore on All Drives dan klik OK
2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows
3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut

Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dicopykan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.

Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS

4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.

5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:

Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.

Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama

6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.

"Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'. "

7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:

Klik kanan repair.inf
Klik Install
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee

[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del

[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"

[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer

Tips cara menghilangkan virus shortcut di atas saya peroleh dari sumber berikut : http://sugengsetyawan.blogspot.com/2009/02/cara-menghilangkan-virus-shortcut-di.html, namun sebaiknya saran saya agar carilah sumber sebanyak-banyaknya suapaya menemukan cara menghilangkan virus yang lebih sederhana lagi.